FAQ Tentang Operasi Katarak

FAQ Tentang Operasi Katarak

apa itu buta katarak

Wajar saja jika pasien katarak sering kali memiliki banyak pertanyaan mengenai kondisi mereka dan tentang operasi katarak, setelah mereka didiagnosis menderita katarak, atau setelah dokter menyarankan operasi sebagai treatment yang paling tepat. Tidak ada pertanyaan yang tidak penting. Semua pertanyaan yang menyebabkan Anda khawatir, akan dijawab tuntas oleh dokter Anda.

Apa saja pertanyaan yang muncul terkait operasi katarak?

 

Apakah katarak dapat dicegah?

Meskipun katarak yang sudah terjadi tidak dapat dikembalikan ke kondisi awal (lensa kembali jernih), kemungkinan besar penggunaan kacamata hitam berkualitas dengan perlindungan terhadap sinar ultraviolet dapat memperlambat perkembangan katarak. Mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang, yang mengandung vitamin dengan antioksidan tinggi dianggap dapat membantu mencegah pembentukan katarak.

 

Mengapa saya harus menunggu untuk menjalani operasi katarak?

Katarak tidak selalu mengganggu penglihatan secara signifikan. Katarak bermula dari area yang kecil dan hampir tidak terlihat oleh pasien. Jika katarak berkembang hingga mengganggu penglihatan atau berpengaruh terhadap gaya hidup, katarak harus diangkat. Jika masih stabil, pembedahan mungkin tidak diperlukan.

Pastikan Anda melakukan pemeriksaan penglihatan secara rutin dengan dokter mata Anda untuk memantau perkembangan katarak, sehingga Anda berdua dapat mengambil keputusan untuk menjalani operasi katarak.

 

Apakah katarak dapat kembali setelah operasi?

Katarak tidak mungkin tumbuh kembali, karena lensa tempat terbentuknya katarak telah diangkat dan diganti. Implan lensa intraokular (IOL) tidak memerlukan perawatan atau penggantian. Pada sebagian pasien, lapisan keruh dapat terbentuk di belakang implan pada membran kapsul lensa, biasanya beberapa bulan atau beberapa tahun setelah operasi katarak. Kondisi ini disebut kekeruhan kapsul posterior, atau katarak sekunder. Disebut katarak sekunder karena tampaknya katarak seolah-olah telah kembali.

 

Bagaimana cara menangani katarak sekunder?

Meskipun gejala katarak sekunder mirip dengan gejala katarak awal, penanganannya menggunakan prosedur rawat jalan dengan laser sederhana yang disebut capsulotomy laser YAG. Dokter bedah dapat dengan aman dan cepat memulihkan penglihatan dengan cara membuat bukaan pada kapsul dengan laser khusus. Prosedur pemulihan ini hanya memerlukan waktu beberapa menit, tidak menimbulkan rasa sakit, dan biasanya tidak perlu diulang.

 

Apakah saya akan merasa sakit selama operasi katarak?

Selama operasi katarak, dokter bedah Anda akan menggunakan anestesi lokal (tetes mata untuk mematikan rasa) agar Anda tidak merasa sakit selama prosedur dilakukan. Anda juga dapat diberi obat penenang ringan untuk membantu Anda merasa relaks. Obat tambahan dapat diberikan oleh dokter, tergantung pada kondisi pasien dan jenis prosedur.

Kadang-kadang, pasien akan menerima obat yang disuntikkan di bawah mata untuk mengendurkan otot mata dan mematikan saraf yang menimbulkan rasa sakit. Bius umum jarang dilakukan, tetapi dapat digunakan jika Anda merasa tidak nyaman selama prosedur, sulit untuk diam, atau mengalami kecemasan yang hebat.

Saat obat habis, Anda mungkin akan merasakan sensasi gatal atau sedikit nyeri pada mata di hari pertama operasi. Obat pereda nyeri yang dijual bebas dapat digunakan untuk meredakan rasa tidak nyaman. Jika memang diperlukan, dokter Anda dapat meresepkan obat pereda nyeri yang lebih kuat.

 

Apakah saya masih memerlukan kacamata setelah operasi katarak?

Ada beberapa pilihan lensa untuk mengganti lensa alami Anda. Setiap lensa membawa keunggulan dan kelemahan tersendiri. Dengan implan IOL standar, penglihatan dapat menjadi jernih, tetapi mungkin Anda masih memerlukan kacamata baca, seperti sebelum katarak berkembang.

Sejumlah klinik menawarkan pilihan lensa intraokular premium yang dapat mengurangi atau menghilangkan kebutuhan Anda akan kacamata korektif. Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter mengenai tujuan penglihatan Anda dan teknologi canggih yang tersedia bagi Anda.

 

Apakah ada risiko yang terlibat dalam operasi katarak?

Seperti halnya operasi lain, operasi katarak juga memiliki risiko. Namun, komplikasi sangat jarang terjadi. Operasi ini merupakan salah satu operasi yang paling sering dilakukan dan paling berhasil di Amerika. Sekitar 1 dari 1.000 kasus, ada komplikasi berikut yang dapat terjadi, yaitu peradangan parah, infeksi, dan ablasi retina.

Sekitar 1 dari 100 kasus, komplikasi yang tidak terlalu parah juga dapat terjadi, seperti waktu pemulihan yang lebih lama atau pembedahan tambahan. Salah satu cara untuk membantu mengurangi risiko komplikasi adalah memilih dokter bedah yang berpengalaman untuk operasi katarak.

 

Dapatkah operasi katarak dilakukan pada kedua mata sekaligus?

Operasi katarak biasanya dilakukan pada satu mata pada satu waktu, sehingga dokter bedah dapat mengevaluasi hasil prosedur pada mata pertama, sebelum mengoperasi mata lainnya. Evaluasi ini dapat berpengaruh terhadap operasi kedua, terutama pada kasus yang menggunakan lensa akomodatif atau lensa multifokal.

Selain itu, katarak juga diangkat satu per satu sebagai tindakan pencegahan, seandainya mata terinfeksi atau mengalami komplikasi lain, yang sebenarnya jarang terjadi. Bahkan, risiko kedua mata terinfeksi sudah cukup menjadi alasan bagi dokter untuk merekomendasikan operasi terpisah. Selain itu, katarak tidak selalu berkembang dengan kecepatan yang sama, sehingga pembedahan mungkin tidak diperlukan pada waktu yang berdekatan.

 

Siapa yang biasanya terkena katarak?

Katarak biasanya menyerang pasien berusia di atas 55 tahun, namun siapa pun dapat terkena katarak. Pada usia 65 tahun, 50% orang telah mengalami katarak dan hampir semua orang yang berusia di atas 75 tahun mengalami katarak, setidaknya pada satu mata. Sebab, katarak terjadi karena proses penuaan alami.

 

Bagaimana jika operasi katarak saya tidak berhasil?

Jika terjadi masalah pada lensa intraokular (IOL) Anda, dokter dapat melakukan penyesuaian untuk memperbaiki ketajaman penglihatan. IOL dapat diposisikan ulang atau diganti dengan jenis lensa yang berbeda. Tapi, prosedur katarak yang memerlukan revisi sangat jarang terjadi.

 

Apa yang terjadi, jika saya memutuskan untuk tidak menjalani operasi katarak seperti yang direkomendasikan dokter?

Jika tidak ditangani dengan tepat, katarak biasanya akan memburuk dan kualitas penglihatan akan terus berkurang. Pada akhirnya, katarak yang tidak ditangani dapat menyebabkan kebutaan sebagian atau bahkan kebutaan total. Pada sebagian besar kasus, implantasi lensa intraokular akan memulihkan penglihatan, namun, katarak stadium lanjut (atau yang sudah sangat matang) dapat lebih sulit diangkat dan memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi.

 

Apakah operasi katarak merupakan satu-satunya treatment untuk katarak?

Pada tahap awal, perkembangan katarak terkadang dapat diperlambat. Misalnya, dengan cara mengganti resep kacamata. Cara sederhana ini dapat memperbaiki penglihatan dan memperpanjang waktu tunggu, sebelum katarak nantinya perlu diangkat.

Penelitian masih terus dilakukan, tapi sampai sejauh ini pembedahan merupakan satu-satunya treatment yang dapat memulihkan penglihatan yang terganggu akibat katarak. Pembedahan katarak sudah begitu maju dan modern, sehingga tingkat keberhasilannya sangat tinggi untuk menangani masalah yang umum tersebut.

 

Apa yang terjadi setelah operasi katarak?

Kebanyakan orang bisa pulang pada hari yang sama. Karena Anda mungkin masih merasakan efek anestesi atau penglihatan Anda kabur pada tahap awal, Anda harus diantar pulang oleh pendamping.

Mata Anda menjadi sangat sensitif setelah prosedur, sehingga dokter mungkin akan meminta Anda untuk memakai pelindung mata atau penutup mata segera setelah prosedur. Rasa gatal dan rasa tidak nyaman ringan selama beberapa hari pertama merupakan hal yang wajar. Cairan yang keluar dari mata juga umum terjadi. Dokter biasanya akan meminta Anda untuk kontrol satu atau dua hari setelah operasi, dan sesekali setelah itu. Anda juga akan diberi obat tetes mata untuk mencegah infeksi, mengurangi peradangan, dan mengontrol tekanan mata.

Anda boleh membaca, menonton TV, dan berjalan kaki setelah operasi katarak. Anda juga dapat melanjutkan sebagian besar aktivitas normal di dalam ruangan. Namun, hindari mengangkat beban berat (seperti berbelanja atau mencuci) setidaknya selama satu bulan, atau hingga dokter Anda mengizinkan. Selain itu, hindari mengemudi hingga dokter Anda memberi izin.

 

Bagaimana penglihatan saya setelah operasi katarak?

Penglihatan Anda mungkin akan buram selama beberapa hari hingga beberapa minggu, karena mata Anda sedang memulihkan dan menyesuaikan diri. Jika Anda menggunakan IOL, warna-warna akan terlihat sangat terang pada awalnya, hingga mata Anda kemudian akan terbiasa dengan lensa baru yang jernih.

Namun, dengan IOL yang baru, daya fokus dan penglihatan Anda akan segera pulih. Anda akan melihat gambar dan bentuk dalam ukuran normal, dan persepsi kedalaman serta penglihatan tepi Anda akan tampak alami.

 

Bagaimana cara merawat IOL?

IOL adalah pengganti permanen untuk lensa alami Anda. Setelah dipasang di dalam mata Anda selama operasi, IOL tidak memerlukan perawatan apa pun. Anda tidak dapat merasakan atau melihatnya, dan tidak akan terlihat oleh orang lain. Saat ini, hampir semua pasien yang menjalani operasi katarak dengan aman memilih IOL sebagai bagian dari prosedur.

 

Bagaimana cara katarak diangkat?

Dokter membuat sayatan kecil di permukaan depan mata dengan pisau bedah atau laser. Lubang melingkar kemudian dibuat di bagian depan selaput tipis (kapsul anterior) yang membungkus lensa alami mata. Biasanya, lensa kemudian dipecah menjadi potongan-potongan yang lebih kecil dengan laser atau alat ultrasonik, sehingga lebih mudah dikeluarkan dari mata.

Setelah seluruh lensa diangkat, lensa akan diganti dengan implan bening yang disebut lensa intraokular (IOL) untuk memulihkan penglihatan. Pada sebagian besar kasus, mata akan sembuh dengan cepat setelah operasi tanpa jahitan.

Saat ini, beberapa langkah dalam operasi katarak dapat dilakukan dengan laser yang dikendalikan oleh komputer, bukan dengan alat genggam.

 

Apa saja efek samping yang mungkin terjadi setelah operasi katarak?

Rasa sakit, infeksi, pembengkakan, dan perdarahan mungkin terjadi, tetapi sangat sedikit orang yang mengalami komplikasi serius dari operasi katarak. Pada sebagian besar kasus, komplikasi atau efek samping dari prosedur ini dapat ditangani dengan baik dengan obat-obatan atau prosedur lanjutan.

Untuk mengurangi risiko masalah setelah operasi katarak, pastikan Anda mengikuti petunjuk yang diberikan oleh dokter bedah Anda dan segera laporkan gejala yang tidak biasa.

 

SILC Lasik Center memiliki sejumlah dokter mata berpengalaman dengan rekam jejak yang baik. Mereka akan menjawab semua pertanyaan dari pasien secara komprehensif, sehingga pasien dapat memahami dengan baik tentang katarak dan operasi katarak, serta tentang berbagai bedah laser untuk memperbaiki kelainan refraksi mata.

Leave a comment

Your email address will not be published.